E-Money Paling Banyak Digunakan di Indonesia

E-Money Paling Banyak Digunakan di Indonesia

E-money atau yang biasa disebut juga dengan uang elektronik saat ini menjadi hal yang tidak lagi baru bagi masyarakat. Keberadaan uang elektronik ini memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi sehari-hari diantara pihak penjual atau pembeli. Terdapat beberapa contoh uang elektronik yang saat ini sering digunakan di Indonesia. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ada 5 jenis uang elektronik yang cukup banyak digunakan.

Berikut merupakan 5 contoh e-money yang paling banyak digunakan saat ini oleh masyarakat

  1. TapCash BNI

TapCash adalah salah satu contoh jenis e-money yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia. TapCash ini merupakan uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank di Indonesia yakni Bank BNI. Uang elektronik jenis ini dapat dilakukan pengisian ulang, dan dipergunakan untuk melakukan transaksi dengan merchant-merchant yang bekerja sama dengan pihak Bank BNI.

Uang elektronik ini baru bisa dipergunakan di beberapa kota di Jabodetabek serta luar Jabodetabek. Artinya, belum bisa digunakan di seluruh Indonesia, baru di kota-kota besar. Uang elektronik ini memiliki beberapa kelebihan yakni tidak adanya bunga, dimana kebanyakan bank memberikan bunga pada produknya. Pengisian ulang pada jenis uang elektronik ini tidak ada batas minimum pengisian. Hanya saja batas nominal pengisian ulangnya adalah satu juta.

  1. OVO

OVO merupakan salah satu uang elektronik yang juga paling banyak digunakan. Uang elektronik ini terutama menjadi alat transaksi elektronik dari aplikasi ojek online.  Bertransaksi menggunakan uang elektronik OVO bisa menghasilkan poin-poin yang bisa  ditukarkan dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh OVO.

OVO paling banyak digunakan untuk transaksi-transaksi seperti pembelian pulsa handphone, membayar parkir pada tempat-tempat yang menjalin kerja sama dengan OVO, serta yang paling utama adalah kegunaan OVO untuk bertransaksi pada toko-toko yang menerima pembayaran menggunakan OVO.

  1. LinkAja

Hampir sama dengan TapCash yang dikeluarkan oleh Bank BNI, LinkAja juga merupakan salah satu jenis e-money yang dikeluarkan oleh bank. Namun, LinkAja ini cakupannya lebih luas, karena merupakan sebuah uang elektronik yang diciptakan oleh ban-bank umum milik negara.

Sama seperti yang lainnya juga, LinkAja bisa dipergunakan untuk melakukan transaksi-transaksi seperti mengirim atau menerima uang serta bertransaksi dengan toko-toko yang tersedia pembayaran menggunakan LinkAja. Selain itu juga, LinkAja bisa dipergunakan untuk melakukan pembayaran tagihan seperti tagihan listrik dan telepon.

  1. Go-Pay

Go-Pay adalah salah satu e-money yang menjadi primadona untuk saat ini. Setelah adanya pemberitaan mengenai kenaikan tarif ojek online, perusahaan ojek online ini gencar menawarkan voucher-voucher potongan yang digunakan untuk bertransaksi lewat aplikasi ini.

Go-Pay merupakan fitur pembayaran yang ada pada aplikasi Go-Jek dimana Anda bisa melakukan pengisian ulang secara fleksibel melalui berbagai media yakni melalui ATM, toko-toko khusus, serta driver ojek online itu sendiri.

  1. Flazz dan Sakuku

Tidak kalah saing, Bank BCA juga ikut mengeluarkan uang elektronik dua sekaligus. Uang elektronik yang pertama adalah Flazz. Flazz ini dipergunakan untuk bertransaksi pada ritel-ritel yang ada di Indonesia dengan berbentuk saldo elektronik.

Sementara itu, ada uang elektronik Sakuku yang dipergunakan untuk bertransaksi lewat online dengan berbagai toko online yang tersedia di Indonesia. Uang elektronik Sakuku ini dapat Anda akses melalui pengunduhan aplikasi handphone Anda.

Sekian merupakan 5 jenis e money yang paling banyak dipergunakan oleh masyarakat di Indonesia. Dapatkan kemudahan bertransaksi melalui uang elektronik membantu Anda dalam melakukan pembelian atau pembayaran.

Share this post

Post Comment